• Home
  • Politik
  • Luhut Panjaitan Deklarasikan Bravo 5 Menjadi Ormas

Luhut Panjaitan Deklarasikan Bravo 5 Menjadi Ormas

MEHA Minggu, 25 Agustus 2019 21:20 WIB

Luhut Binsar Panjaitan Dalam Acara Penutupan Rakernas II Bravo 5 di Jakarta (10/3)

Jakarta WAHANANEWS.CO, Komunitas Bravo-5 secara resmi mendeklarasikan diri menjadi Ormas. Penandatanganan pengesahan deklarasi Ormas Bravo Lima dilaksanakan di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (25/8/2019).


"Setelah deklarasi, terhitung mulai hari ini (25/08) nama yang sebelumnya Relawan Bravo 5 sekarang sudah resmi berubah menjadi Ormas Perhimpunan Bravo 5." kata pembina Luhut Panjaitan.



Ketua Umum Ormas Bravo-5 Jenderal (Purn) Fachrul Razi.

Turut hadir dalam deklarasi, Pendiri sekaligus Pembina Ormas Bravo-5 Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Umum Bravo 5 Jenderal TNI ( Purn ) Fachrul Razi, Ketua Dewan Penasihat Pemuda Bravo 5 Benny Ridwan, dan sejumlah relawan pendukung Jokowi Maruf dalam pilpres 2019 yang lalu.


Untuk diketahui, Bravo 5 sebelumnya adalah komunitas yang dibentuk oleh beberapa purnawirawan jenderal TNI yang ingin mendukung kerja Presiden Jokowi pada periode kedua, setelah sebelumnya mendukung di pemilihan presiden.



Relawan Martabat Untuk Jokowi Maruf turut hadir dalam acara

Tim Bravo 5 merupakan tim relawan Jokowi sejak pilpres 2014. Nama kelompok ini digagas Luhut Binsar Pandjaitan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Maritim. Nama tersebut diambil dari alamat rumahnya di Jalan Banyumas Nomor 5, Menteng, Jakarta Pusat.


Bravo 5 sempat dibekukan pada 2014 setelah berhasil mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla memenangkan pemilihan presiden. Namun, menjelang pilpres 2019, tim relawan ini dihidupkan lagi dengan dipimpin oleh mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal (Purn) Fachrul Razi. Markas mereka pun berpindah ke Jalan Maluku Nomor 32, Menteng.



KRT.Tohom Purba,SH, Pendiri Relawan Martabat turut hadir dalam acara deklarasi.

Dalam sambutannya, Luhut Panjaitan mengatakan, Indonesia harus terus menguatkan SDM agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Ia pun mendorong agar Bravo-5 menjaring anak-anak muda untuk dididik secara serius.


Luhut yang juga Menteri Koordinator bidang Kemaritiman mencontohkan, China saat ini sudah mulai mengembangkan jaringan 5G, sehingga jaringan teknologi semakin kencang.


"Teknologi China ini dampaknya sudah luar biasa. Prossesing datanya begitu cepat. Kalau kita tak ikut bagaimana mau bersaing. Enggak boleh main-main," jelas Luhut.


Saya titip kalau ada anak-anak yang pintar, ayo kita dorong. Biar Bravo 5 cari, dari daerah mana saja. Kita ada sekitar Rp.65 triliun dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Indonesia harus terus menguatkan SDM agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Ia pun mendorong agar Bravo-5 menjaring anak-anak muda untuk dididik secara serius, kata Luhut.


Sementara itu, Ketua Umum Ormas Bravo 5 Jenderal (Purn) Fachrul Razi mengatakan, terbentuknya Ormas Bravo 5 adalah untuk melawan segala ancaman terhadap Pancasila, NKRI, Kebhinekaan. Ancaman itu masih eksis ya, dan di beberapa tempat malah menguat. Maka kewajiban kita bersamalah untuk melawan," jelasnya.


Bravo 5 sendiri telah menguatkan jaringan di 34 Provinsi bahkan di luar negeri untuk menyatukan visi sekaligus memaksimalkan segala potensi yang ada agar bisa dikembangkan.


" Kita tak boleh diam. Setiap ada peluang kita ambil, kita harus mengaum," tegas Fachrul Razi.


Ia pun menambahkan bahwa Bravo 5 berkomitmen mendukung program NawaCita II Jokowi-KH Maruf Amin, termasuk dengan mendidik generasi muda agar melek teknologi, serta memanfaatkan segala peluang yang ada dengan baik.


"Kita menyiapkan generasi muda ke depan agar siap mengambil peran. Banyak peluang yang harus kita ambil. Bahkan Pak Luhut tadi sudah katakan, beliau siap menyekolahkan sampai ke luar negeri bagi anak-anak yang punya potensi," tegasnya.


Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat Pemuda Bravo 5, Benny Ridwan mengatakan, pidato dan arahan Luhut Binsar Panjaitan menunjukkan bahwa Bravo-5 sangat berkomitmen dalam mendukung Program Pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin dalam lima tahun kedepan. Terutama dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak muda.


"Jadi sudah ditegaskan bahwa penguatan SDM adalah kunci kemajuan bangsa. Agar kita bisa bersaing dengan negara lain," jelasnya.


Benny juga mengingatkan, pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin juga sudah mencanangkan fokus program Infrastruktur dan SDM dalam lima tahun kedepan.


"Intinya kita sudah menguatkan komitmen mendukung progran Nawa Cita II pak Jokowi-Kiai Maruf Amin. Kita yakin pemerintahan lima tahun kedepan akan semakin sukses," tegas Benny Ridwan.


Ketua Umum Martabat Indonesia, KRT. Tohom Purba yang juga Ketua Umum Himpunan Advokat Perlindungan Konsumen Indonesia (HAPKI) ini sangat mengapresiasi acara Deklarasi ini karena mengambil tema "Relawan Kebangsaan Untuk Indonesia Maju", mengingat dukungan perjuangan Relawan tidak hanya untuk memenangkan Jokowi sebagai Presiden, namun Relawan harus turut ambil bagian dalam mengawal dan mendukung program Presiden Jokowi 5 Tahun ke depan.


"Martabat Indonesia siap bekerja sama dengan Ormas Bravo 5 yang baru saja dideklarasikan dan Organisasi Relawan Jokowi lainnya untuk mendukung pembangunan dan seluruh program Jokowi 5 tahun ke depan, Martabat Indonesia juga siap bekerjasama dengan seluruh Kementerian dan Lembaga Tinggi Negara demi tercapainya program Nawacita untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia", ujar Tohom Purba, yang juga Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Provinsi DKI Jakarta ini. (MEHA).

Editor: SEVEN BOYS MEHA

T#gs BRAVO-5BRAVO 5DeklarasiORMAS
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments