• Home
  • Daerah
  • Bapenda Kota Bekasi Gandeng Kejaksaan Datangi Penunggak Pajak

Hari Ini Batas Akhir Setoran Pajak

Bapenda Kota Bekasi Gandeng Kejaksaan Datangi Penunggak Pajak

Bapenda Optimis Realisasi Penerimaan PBB Terlampaui.
MEHA Senin, 09 September 2019 10:40 WIB

Aan Suhanda, Kepala Bapenda Kota Bekasi

KOTA BEKASI WAHANNEWS.CO, Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak tahun 2019, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi Aan Suhanda, telah melakukan berbagai upaya seperti melakukan penyebaran brosur dan pemasangan spanduk untuk menghimbau dan mengingatkan warga masyarakat Wajib Pajak (WP) agar segera melunasi pajak sebelum batas akhir pembayaran tanggal 9 September 2019, hari ini.

Aan Suhanda menyebutkan, bahwa berbagai upaya telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum batas akhir penyetoran pajak, seperti mengingatkan dan menghimbau wajib pajak agar menyetor pajak sebelum batas akhir pembayaran yang ditetapkan Pemerintah Kota Bekasi. Untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi setoran pajak, Bapenda juga telah melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan menggandeng Bank Jabar (BJB) dan sejumlah bank swasta lainnya untuk menerima setoran pajak, termasuk melalui Pos Giro dan E.Commerce seperti BukaLapak Traveloka dan Indomaret.

Sesuai dengan UU No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Kota Bekasi diberikan kewenangan untuk mmemungut 9 item pajak seperti: Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Restoran, Pajak Hotel, Pajak Parkir, Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Air Bawah Tanah dan Pajak Penerangan Jalan (PJU)

Menurut Aan Suhanda, dirinya optimis Penghasilan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 akan tercapai mengingat masih ada sisa 3 bulan lagi sebelum akhir tahun.

Aan Suhanda mengungkapkan penerimaan pajak dari PBB tahun ini menduduki urutan teratas dengan target Rp.599 milyar, sampai 6 September 2019 sudah terealisasi sebesar Rp.353,297 milyar, disusul dari BPHTB sudah terealisasi sebesar Rp.279.173 milyar dari target Rp.440 milyar, kemudian penerimaan lainnya dari Pajak Restoran, Hotel, Parkir, Hiburan, Air Bawah Tanah, Reklame dan PJU sudah menerima setoran pajak sebesar Rp.528,595 milyar.

Untuk menjamin kesiagaan loket pembayaran setoran pajak, Bapenda juga telah menyurati Bank Persepsi untuk membuka loket 24 jam tidak boleh Off, dan apabila ada gangguan konektifitas jaringan internet, Bapenda meminta meminta pihak Bank untuk selalu berkoordinasi dengan mereka. Bahkan Pos dan Giro selama 24 jam dibuka termasuk hari Sabtu dan Minggu.


Foto Bersama Pegawai Bapenda Kota Bekasi


Pasca batas akhir penyetoran pajak yang berakhir pada 9 September 2019 ini, Bapenda Kota Bekasi akan melakukan upaya lain, yaitu dengan menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan BNI dengan melakukan upaya mendatangi langsung ke alamat wajib pajak setelah sebelumnya memberikan surat panggilan, “Apabila surat panggilan tidak dipatuhi, upaya mendatangi bersama kejaksaan akan kita lakukan terhadap wajib pajak,” tegas Aan Suhanda.

“Ada tiga pihak yang terlibat dalam Mou ini yaitu Bapenda, BNI dan Kejaksaan Negeri Bekasi. Kesepakatan ini akan mulai efektif pasca batas akhir pembayaran pajak yang difungsikan sebagai upaya penagihan piutang berikut denda sebesar 2% per bulan.” Kata Aan.

Wali Kota Bekasi Dr Rahmat Effendi menurut Aan Suhanda, juga sudah berupaya keras mengerahkan semua aparaturnya untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, mulai dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sampai pegawai tingkat Kecamatan dan Kelurahan. ( ADV/MEHA)

Editor: SEVEN BOYS MEHA

T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments